Kategori
Olahraga

Nasib Pemain Futsal Saat Wabah Corona

Bikin jersey futsal –¬†Wabah virus Covid-19 telah mengganggu aktivitas sehari-hari di seluruh dunia dan telah dinyatakan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Semua aktivitas di dunia terganggu dan sepak bola pasti terpengaruh dengan cara yang sama. Aktivitas sepak bola ditangguhkan di hampir semua negara atau wilayah di dunia. Semua Liga Kompetitif Dunia, asosiasi liga sepak bola terkemuka dunia, telah menangguhkan permainan.

Kita bisa melihat bahwa kasus Covid 19 belakangan ini menyebar ke beberapa pelosok nusantara dan menandakan penundaan semua liga sepakbola di Indonesia.

Dilansir dari Liputan 6, Shopee Liga 1 2020 resmi dihentikan mulai Senin (16/3/2020) setelah semua klub telah memainkan pertandingan pekan ketiga. Ligue 2 2020 segera berakhir usai selebrasi malam pembukaan antara Persiba Balikpapan vs Putra Kalimantan Tengah pada Sabtu (14/3/2020).

Selama seminggu terakhir, para pekerja sepakbola mulai dianggap tidak melakukan apa-apa dan mulai mengkhawatirkan gaji atau pendapatan mereka.

Pesepakbola berisi pemain utama yang sedang bekerja, yaitu kubus, pemain, pelatih dan perlengkapan pertandingan. Keempat pemain tersebut mulai mengkhawatirkan pendapatannya, terutama klub yang selama ini menjadi payung para pelatih dan pemain.

Penghasilan reguler mereka berasal dari kompetisi yang telah berlangsung selama setahun dan sekarang mereka harus berhenti tiba-tiba di awal jalan, biasanya para pelatih dan tim pertandingan hanya memiliki satu keahlian yaitu sepak bola / futsal dan itu akan sulit bagi mereka. bekerja di luar profesi yang biasa mereka lakukan.

Dengan terhentinya aktivitas sepak bola, sekaligus pertanda minimnya pendapatan klub yang bermuara pada gaji, sehingga pada 27 Maret 2020, PSSI sebagai federasi memutuskan klub hanya akan membayar 25. untuk persentase gaji dari bulan Maret sampai Juni selama masa force majeure dengan mekanisme pengambilan keputusan. yang dibuat oleh PSSI dalam surat bernomor 48 / SKEP / III / 2020.

Dari sana hal itu menimbulkan protes dari pemain karena 25% tidak cocok untuk kehidupan pemain untuk menghidupi keluarga. Dari berbagai laporan dan wawancara yang diterima penulis, para pemain meminta gaji bulan Maret dibayar penuh karena masih ada permainan yang mereka mainkan di awal Maret dan mereka meminta 25% dibayar, tetapi di ambang 35 sampai 50% untuk terus membayar gaji mereka. Tim pertandingan seperti wasit yang hidupnya tidak bergantung pada kontrak kehilangan pekerjaan dan penghasilan mereka saat ini.

Dengan gap aktivitas menandai pendapatan nol, penulis menyarankan klub, pemain, pelatih, dan wasit menyelesaikan aktivitas atau mendapatkan pendapatan sebagai berikut:

  1. Klub

Di saat-saat kosong, pendapatan klub selalu dibutuhkan untuk membayar semua pekerja, dari eksekutif hingga kitmen. Oleh karena itu penulis menyarankan agar club aktif dalam menjual produk club secara online untuk memenuhi kebutuhannya.

  1. Pemain dan pelatih

Pelatih umumnya memiliki persaingan yang baik dan keterampilan kognitif, sehingga pelatih dapat menggunakan keterampilannya dengan menjual jasa pembelajaran sepak bola di internet.

Pelatih dapat membuka webinar sepak bola melalui zoom konferensi video atau aplikasi webex dengan harga tertentu sebagai hadiah atas pengetahuan mereka.

  1. Arbiter

Intinya, siapa pun yang pernah mengikuti pelatihan atau kursus sepak bola bisa menjadi pembicara. Pastinya arbiter juga bisa membuka seminar training online berbayar atau menjadi konsultan sekarang juga dengan ilmu yang dimilikinya.

Itu dia rangkuman singkat Egyptmaritime.