Kategori
Tanaman

Cara Budidaya Jahe Merah Yang Baik Dan Benar

Egyptmaritime – Saat ini masyarakat cenderung kembali ke alam atau back to nature. Kebutuhan herbal menjadi meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat pada kehebatan dari produk herbal tersebut. Salah satu herbal yang sedang banyak dicari adalah jahe merah.

Jahe merah diambil dari rimpangnya yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat jahe merah adalah untuk pengobatan kanker maupun tumor dan mencegah masuk angin. Jahe merah dapat dibuat minuman yang akan menghangatkan tubuh di kala musim penghujan.

Permintaan jahe merah yang cukup banyak dan semakin meningkat ini menjadi peluang bagi petani. Apabila memiliki lahan terbatas maka cara budidaya jahe merah dapat dilakukan dengan menggunakan polybag. Cara tanam ini sangat praktis, efisien dan hemat. Mudah pemeliharaannya, hemat air dan hasil panen 80% lebih banyak merupakan keunggulan dari cara tanam polybag dibandingkan cara tanam secara konvesional.

Cara Budidaya Jahe Merah

Pembudidayaan jahe merah di polybag dapat ditata pada rak bersusun. Cara budidaya jahe merah menggunakan media polybag cukup mudah dan praktis. Namun agar pertumbuhannya optimal dan hasilnya melimpah maka ada cara khusus yang harus dilakukan.

Mempersiapkan Media Tanam

Yang harus dipersiapkan untuk metode penanaman ini adalah polybag. Kemudian polybag diisi media yang merupakan campuran dari pasir, tanah dan pupuk organik berkomposisi sama. Pupuk organik ini dibuat dari pupuk kandang fermentasi yang bermanfaat sebagai nutrisi unsur hara dan mudah diserap daripada pupuk kimia. Periksa PH tanah yang harus netral. Apabila PH tanah asam maka dapat ditambahkan kapur pertanian.

Persiapan Bibit

Bibit yang dipakai harus merupakan bibit unggul agar budidaya jahe merah dapat memperoleh panen melimpah. Ciri-ciri bibit jahe merah yang unggul adalah tua, bebas penyakit dan warna cerah. Sebelum bibit disemai harus direndam di dalam larutan fungisida kurang lebih seperempat jam untuk membebaskan dari jamur dan bakteri agar tidak membusuk.

Penyemaian Bibit

Sebelum penanaman di polybag maka bibit disemaikan dulu. Caranya, bibit diletakkan di area lembab dan mencegah sinar matahari langsung. Bibit dapat diletakkan di jerami dan ditutup jerami. Agar tetap lembab maka jerami disiram sedikit air secara berkala. Biarkan selama 2 minggu sampai tunas muncul dan siap untuk ditanam.

Penanaman Jahe Merah

Bibit yang telah mengeluarkan tunas dapat ditanam ke media polybag. Posisi mata tunas menghadap ke atas dan diposisikan berdiri. Tutup menggunakan sedikit tanah dan jerami sekitar 3 atau 5 cm saja. Bibit yang telah tertanam disiram sedikit air dan diletakkan di tempat yang terlindung dari sinar matahari. Paparan sinar matahari langsung pada cara budidaya jahe merah dapat menyebabkan tunas menguning.

Pemeliharaan Tanaman

Tanaman jahe merah disiram secara rutin pada sore hari. Apabila terdapat gulma maupun tumbuhan liar yang ada di sekitar tanaman jahe merah harus segera disiangi. Tujuannya agar nutrisi dan unsur hara dapat diserap tanaman jahe merah secara optimal. Pemupukan menggunakan pupuk organik dilakukan sebanyak 3-4 kali sampai masa panen.

Panen Jahe Merah

Masa panen jahe merah dari awal penanaman sekitar 12 bulan. Di saat inilah rimpang jahe merah sudah tua dan beratnya ideal. Proses pengambilan rimpang untuk media tanam di polybag tinggal merobeknya dan mengambil rimpang kemudian dicuci bersih dan dikeringkan.

Cara budidaya jahe merah memiliki peluang yang sangat besar seiring dengan banyaknya minat masyarakat untuk kembali ke alam. Apabila memiliki lahan yang terbatas tidak menjadi masalah dan dapat menggunakan media tanam dari polybag.